MENULIS JURNAL ILMIAH YANG LAYAK JADI REFERENSI

menulis jurnal ilmiah

blog.rifainstitute.com – Setelah mempelajari cara menulis jurnal ilmiah yang baik (klik di sini bagi yang belum mempelajarinya), maka yang perlu kita ketahui selanjutnya adalah bagaimana agar jurnal kita layak jadi referensi atau acuan bagi peneliti lain. Untuk mencapai hal tersebut tentu bukan hal yang mudah. Paling tidak ada 8 kriteria yang mesti kita perhatikan. Di antaranya:

1. Informasi Dapat Dipertanggung-jawabkan

Agar jurnal ilmiah kita layak dijadikan referensi, hal pertama yang mesti diperhatikan adalah penelitian kita harus bisa dipertanggung-jawabkan. Hal ini bisa dibuktikan dengan apakah jurnal kita sudah memiliki International Standard Serial Number (ISSN) atau belum. Jurnal yang sudah memiliki ISSN sudah layak menjadi acuan atau referensi bagi peneliti lain. Tapi ini baru satu unsur di antara 8 unsur lainnya. ISSN versi cetak lazimnya mempunyai kode p-ISSN, sementara itu kode untuk jurnal elektronik e-ISSN.

2. Kelembagaan Penerbit

Selanjutnya yang mesti kita perhatikan adalah kelembagaan atau institusi yang menerbitkan jurnal kita. Apakah lembaga tersebut kompeten atau tidak? Juga harus diperhatikan, karena kelembagaan penerbit atau institusi juga berperan sebagai pelindung jurnal kita yang berbadan hukum. Bentuk lembaga atau institusinya pun berbeda-beda, ada yang berbentuk kelembagaan penelitian, perguruan tinggi maupun lembaga dalam bentuk lain. Supaya jurnal kita mudah ditemukan oleh peneliti lain, maka jurnal kita mesti diterbitkan di lembaga yang sudah kompeten.

3. Manajemen Pengelolaan dan Substansi Penyuntingan

Selanjutnya yang mesti kita perhatikan ialah tentang manajemen dan substansi penyuntingan. Yang paling umum setidaknya telah mengikuti ketentuan mitra bebestari. Kriteria mitra bebestari paling tidak jurnal telah dinyatakan lolos kualifikasi minimal dalam 3 tahun terakhir.

4. Menulis Jurnal Ilmiah yang Substansial

Selanjutnya yang mesti diperhatikan adalah substansi tulisan. Maksud substansi tulisan di sini ialah yang dapat dinilai dari cakupan keilmuan, keorisinilan karyanya, kemutakhiran acuan sumber dan sumbangan dari penelitian terhadap masyarakat. Ruang lingkup penelitian meliputi disiplin ilmu, spesialis, superspesialis, dan bungai rampai.

5. Gaya Penulisan

Selanjutnya adalah gaya penulisan. Gaya penulisan jurnal dapat dilihat dari bagaimana keefektifan dan keefsienan penulisan judul, penulisan abstrak dan dari sistematika penulisan bab. Apabila sudah efektif, efisien dan sistematis, maka jurnal tersebut sudah layak untuk dijadikan referensi.

6. Menulis Jurnal Ilmiah yang Rapi

Selanjutnya adalah penulisan yang rapi. Tampilan tulisan yang rapi dapat memberikan tingkat pemahaman pembaca yang lebih tinggi. Penampilan di sini menyangkut soal penyajian format yang dipakai. Seperti memperlihatkan keselarasan pemakaian font, pengaturan ukuran tulisan, juga margin pada kertas. Selain itu, jarak antar kalimat juga mesti diperhatikan, supaya saat dibaca tidak terlihat terlalu rapat.

7. Keberkalaan

Selanjutnya adalah keberkalaan penerbitan. Jurnal bisa dikatakan lolos dari keberkalaan apabila sudah memenuhi beberapa kriteria penilaian yang mencakup penilaian jadwal penerbitan, apakah konsisten atau tidak. Selanjutnya pada penomoran penerbitan. Adapun kriteria lainnya yaitu, seperti pengindexan setiap jilid dan volume.

8. Penyebarluasan

Unsur terakhir yang mesti kita perhatikan adalah soal penyebarluasan. Jurnal yang sudah layak disebarluaskan jika sudah memenuhi 3 kriteria. Yaitu, kelengkapan identitas artikel, jumlah kunjungan pelanggan dan pengindeksan yang memiliki reputasi baik.

Demikianlah unsur-unsur yang mesti kita perhatikan agar menulis jurnal ilmiah kita layak untuk menjadi referensi untuk kepentingan akademisi atau bagi peneliti yang lainnya. Untuk memperhatikan contoh jurnal ilmiah yang sudah layak jadi referensi, silakan klik di sini.

Terimakasih sudah berkenan hadir, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Butuh bantuan?
Halo 🖐
Ada yang bisa mimin bantu?