JURNAL INTERNASIONAL; PENGERTIAN, KRITERIA, DAN SRUKTUR

JURNAL INTERNASIONAL; PENGERTIAN, KRITERIA, SERTA STRUKTURNYA

blog.rifainstitute.com – Kata jurnal sendiri berasal dari bahasa Perancis kuno yaitu “journal” yang artinya adalah “harian”. Kata jurnal bisa diartikan menjadi beberapa hal.

Dalam arti aslinya jurnal adalah catatan harian kegiatan, tetapi istilah tersebut telah berkembang yang berarti catatan kegiatan apapun, misalnya jurnal umum, diary, jurnal transaksi, dan buku catatan.

Apa Itu Jurnal Internasional?

Jurnal internasional adalah tulisan ilmiah yang dibuat menggunakan ketentuan serta kaidah bahasa yang telah ditetapkan. Jurnal internasional juga masih termasuk ke dalam jurnal ilmiah karena sesuatu yang ditulis didalam jurnal internasional merupakan sebuah hal baru serta bersifat ilmiah dan dapat di pertanggung jawabkan.

Tak sembarang orang bisa menulis jurnal internasional, karena penulis jurnal ini harus kompeten. Maka dengan demikian bahwa jurnal internasional ini dapat dikaitkan memiliki tingkatan yang cukup tinggi.

Tingkatan ini didapatkan bukan hanya secara tertulis saja melaikan dapat juga dilihat dari seberapa ketat jurnal ini bisa diterbitkan.

Pengertian Jurnal Internasional Menurut Para Ahli

Adapun beberapa pengertian jurnal internasional menurut para ahli, diantaranya:

Samir Raouf (2012)

Samir Raouf merupakan Kementrian Sains dan Teknologi, beliau adalah seorang ahli yang berasal dari negara Irak.

Ia memberikan pendapat bahwa jurnal internasional yaitu sebuah tulisan yang terkait dengan penulis, anggota dewan, pembaca, bahasa dan mempunyai nomor ISSN yang dianggap sebagai persyaratan minimum untuk bisa memenuhi syarat sebagai jurnal internasional.

Dr. Fahimuddin Shaik (2017)

Beliau adalah ahli yang berasal dari Annamacharya Institute of Technology Rajaampat. Ia berpendapat bahwa syarat yang harus dipenuhi sebagai kriteria jurnal internasional.

Yang pertama 25% dewan editorial harus berasal dari luar negara penerbitan atau lebih dari 33% dari makalah yang diterbitkan.

Atau bisa 50% jumlah langganan harus berasal dari lembaga serta individu dari luar negara penerbitnya.

Rathinasabapathy (2018)

Beliau merupakan ahli yang berasal dari Universitas kedokteran Hewan dan Ilmu Kedokteran Tamil Nadu. Ia berpendapat bahwa yang pertama jurnal ini harus memiliki dewan editorial internasional karena berkelas internasional.

Yang kedua jurnal harus mempunyai ISSN atau e-ISSN, dan yang ketiga harus diindeks setidaknya oleh satu Database Internasional.

Serta yang terakhir harus diterbitkan dalam beberapa makalah dimana setiap volume ditulis oleh penulis asing atau di luar negeri yang menerbitkan jurnal.

Kriteria Jurnal Internasional

Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi supaya buplikasi jurnal kita bisa masuk daftar jurnal internasional, yakni apabila jurnal kita ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah serta etika keilmuan, diantaranya:

  1. Mempunyai ISSN
  2. Mempunyai terbitan versi daring/online
  3. Karya ilmiah yang diterbitkan ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah serta etika keilmuan
  4. Ditulis dengan menggunakan bahasa resmi PBB (Perancis, Rusia, Tiongkok, Arab, Inggris)
  5. Dikelola secara profesional
  6. Artikel ilmiah yang diterbitkan dalam satu terbitan (issue) ditulis oleh penulis dari berbagai negara
  7. Dewan editor (editorial board) merupakan pakar di bidangnya serta setidaknya berasal dari empat negara, dan
  8. Memuat karya ilmiah dari penulis yang berasal dari berbagai negara dalam setiap terbitannya

Struktur Jurnal Internasional

Ada beberapa struktur yang harus di perhatikan dalam membuat jurnal internasional, diantaranya:

  1. Judul artikel
  2. Nama penulis
  3. Alamat lengkap, unit kerja
  4. Abstrak
  5. Bab I. Pendahuluan
  6. Bab II. Metode penelitian
  7. Bab III. Hasil dan pembahasan
  8. Bab IV. Kesimpulan dan saran
  9. Daftar pustaka

Cara membuat Jurnal Internasional

Selain tadi yang sudah dibahas diatas, adapun ada urutan cara membuat jurnal internasional agar memudahkan dan efektif dalam menyusun dan membuat jurnal internasional, berikut ini merupakan penjelasan serta urutannya:

1. Metode dan Materi

Pada bagian pertama berisi tentang penjelasan mengenai kesiapan kalian untuk melakukan penelitian. Selain menjelaskan tentang semua bahan serta alat penelitian, adapun cara untuk melakukan penelitian juga harus kalian jelaskan secara jelas.

2. Diskusi

Seperti halnya tadi, bagian ini berisi tentang analisis hasil penelitian yang bisa membuktikan kebenaran hipotesis atau tujuan penelitian. Intinya, pada bagian diskusi atau discussion ini berisi tentang argumen yang mendukung kebenaran hasil penelitian.

3. Hasil

Seperti halnya pada bagian pertama tadi, hasil atau result penelitian tentu sudah kalian miliki ketika akan membuat manuscript jurnal. hanya saja kalian harus mengambil sebagian saja dari hasil penelitian.

Tidak perlu seluruhnya, supaya pembahasan bisa lebih mendetail. Pada bagian kedua hanya berisi tentang data-data hasil penelitian tanpa adanya analisisnya. Untuk analisisnya bisa kalian tuliskan di bagian diskusi.

Namun ada juga yang menggabungkan antara hasil dan diskusi. bila digabungkan, berarti ketika menampilkan hasil penelitian langsung diikuti dengan analisisnya.

4. Perkenalan

Seteleh selesai menulis isi jurnal, nah ini saatnya kalian membuat perkenalan. Perkenalan ini berisi tentang pengantar bagi para pembaca sebelum membaca seluruh isi jurnal.

Biasanya perkenalan atau introduction mempunyai struktur, diantaranya:

  • Mengambil metode yang tepat dalam menyelesaikan permasalahan tersebut
  • Hasil penelitian orang-orang terdahulu terkait dengan penelitian kalian
  • Arti penting penelitian yang anda lakukan
  • Memunculkan permasalahan yang belum diteliti oleh orang lain

5. Kesimpulan

Pada bagian keempat ini berisi tentang jawaban dari tujuan penelitian kalian. disini juga kalian bisa menyampaikan kelebihan serta kekurangan metode yang akan kalian pergunakan dala menyelesaikan permasalahan.

6. Abstrak

Abstrak yaitu ringkasan dari isi sebuah jurnal yang lebih informatif dari pada judul. Supaya pembaca bisa memahami seluruh isi jurnal, Abstrak biasanya dibuat dengan struktur sebagai berikut ini:

  • Pendahuluan yang berisi tentang pengantar
  • Hasil penelitian
  • Tindakan apa saja yang kalian lakukan ketika melakukan penelitian
  • Impact atau penutup

7. Referensi

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat referensi, diantaranya:

  • Menggunakan sumber referensi yang up to date. Paling tidak kurang dari 10 tahun yang lalu
  • Menuliskan semua referensi yang kalian pergunakan. Sumber referensi yang tidak kalian sitasi alangkah baiknya tidak perlu kalian cantumkan. Gunakan software pembuat sitasi untuk meminimalisir kesalahan
  • Menggunakan gaya penulisan referensi menurut jurnal, kebanyakan jurnal mempunyai gaya penulisan yang tidak sama.

8. Judul

Judul merupakan ringkasan dari sebuah jurnal. Sangat tepat jika penulisan judul ini kalian lakukan di akhir penulisan jurnal.

9. Gambar dan Tabel

Kejelasan tampilan gambar dan tabel sangatlah diutamakan. Biasanya gambar dan tabel ini dibuat dalam file tersendiri (terpisah dengan isi jurnal)

Nah mungkin itulah tadi pembahasan tentang urutan untuk menulis jurnal yang saya lakukan.

Bagikan ke teman Anda!

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Butuh bantuan?
Halo 🖐
Ada yang bisa mimin bantu?