Jurnal Umum; Pengertian, Fungsi, Tujuan, Prinsip dan Macamnya

JURNAL UMUM; PENGERTIAN, FUNGSI, TUJUAN DAN MACAMNYA

blog.rifainstitute.com – Jurnal umum dalam bidang ilmu akuntansi seperti halnya tidak dapat dipisahkan serta perlu diketahui tujuan, fungsi, dan cara membuatnya.

Nah oleh karena itu, bagi pemula yang belum tahu, penting sekali untuk memahami langkah-langkah dalam membuat jurnal umum ini.

Dengan menggunakan langkah-langkah yang tepat, maka jurnal umum ini bisa menunjukkan angka yang valid untuk kelangsungan bisnis. Nah diartikel ini saya akan mengulas secara mendalam.

Apa Itu Jurnal Umum?

Pengertian jurnal umum secara etimologi kata jurnal berasal dari bahasa Prancis, yakni “journal” yang artinya hari. Jadi pengertian singkatnya adalah jurnal yang dipakai untuk mencatat semua bukti transaksi keuangan yang terjadi dalam sebuah periode tertentu untuk memudahkan pengelolaan keuangan baik bagi pihak eksternal maupun pihak internal dalam sebuah organisasi.

Nah sebelum kita membahas secara lebih mendalam, ada baiknya jika kita memahami terlebih dahulu pengertian jurnal itu sendiri. Setelah kalian semua memahami apa itu jurnal umum, selanjutnya kita akan membahas jurnal umum ini secara lengkap.

Fungsi Jurnal Umum dalam Akuntansi

Adapun beberapa fungsi jurnal dalam akuntansi yang dapat kita pahami, khususnya bagi sebuah perusahaan, diantaranya:

1. Fungsi Instruksi

Jurnal umum ini memiliki fungsi, yakni dalam proses memasukkan data ke dalam buku besar. Proses pencatatan dalam general ledger tidak hanya sebatas dokumen transaksi, tetapi bisa bersifat  petunjuk, perintah, debit, ataupun kredit.

2. Fungsi Informatif

Catatan dalam jurnal umum ini memberikan penjelasan mengenai bukti pencatatan transaksi yang terjadi.

3. Fungsi Analisis

Semua catatan transaksi yang dilakukan dalam sebuah jurnal umum merupakan hasil analisis transaksi yang berupa debit dan kredit yang terpengaruh. Proses analisis ini juga meliputi penggolongan nama akun, pencatatan debit atau kredit, dan jumlah atau besarnya transaksi.

4. Fungsi Historis

Pencatatan setiap transaksi dilakukan dengan berdasarkan tanggal terjadinya transaksi. Jurnal umum ini menggambarkan kegiatan perusahaan sehari-hari secara berurutan serta terus-menerus.

Oleh karena itu mengapa jurnal umum mempunyai fungsi historis, karena dilakukan secara kronologis dan sistematis.

5. Fungsi Pencatatan

Semua transaksi yang terjadi dalam perusahaan akan dicatat dalam jurnal umum. Oleh karena itu, maka perubahan modal, kekayaan, biaya, serta pendapatan harus dicatat terlebih dahulu ke dalam general ledger supaya pembuatan laporan keuangan perusahaan bisa dilakukan dengan baik.

Prinsip-Prinsip Dasar dalam Jurnal Umum

Adapun beberapa prinsip dasar dalam membuat jurnal umum yang harus kalian perhatikan, diantaranya:

  1. Melakukan proses identifikasi bukti transaksi keuangan yang terjadi pada suatu perusahaan. Contoh, kwitansi, memo, invoice, nota, faktur dan sebagainya.
  2. Membuat catatan transaksi ke dalam jurnal umum sesuai dengan bukti transaksi yang dilakukan.
  3. Menentukan akun apa saja yang mengalami pengaruh yang terjadi dengan transaksi serta menggolongkan dalam jenis utang, harta, ataupun modal.
  4. Menentukan apakah menggunakan debit atau kredit akun yang terkait dengan transaksi yang terjadi. Sebelumnya, kalian perlu menguasai terlebih dahulu cara menentukan debit dan kredit dalam suatu akun.
  5. Menetapkan penambahan ataupun pengurangan terhadap akun yang terkait dengan transaksi yang dilakukan.

Tujuan dari Jurnal Umum

Setelah kita memahami pembahasan yang tadi telah dijelaskan diatas, selanjutnya kita akan membahas tentang tujuannya, diantaranya:

  1. Melakukan penilaian terhadap transaksi.
  2. Mempermudah proses pemindahan dampak transaksi yang terjadi ke dalam sebuah akun sesuai dengan transaksi.
  3. Mengidentifikasi terhadap transaksi yang terjadi.
  4. Melakukan pencatatan dampak ekonomi dari transaksi dalam sebuah perusahaan.

Manfaat dari Jurnal Umum

Berdasarkan dari fungsinya, adapun beberapa manfaat dari jurnal umum yang bisa didapatkan oleh suatu perusahaan, diantaranya:

  1. Untuk mendapatkan informasi seputar pertambahan atau pengurangan suatu perkiraan.
  2. Untuk dapat mengetahui jumlah yang akan dicatat pada satu atau lebih perkiraan.
  3. Mengetahui jumlah yang akan di kredit ataupun debit karena semuanya harus seimbang.
  4. Dibuat sebuah tanda atau referensi agar bisa mengetahui jumlah tersebut setelah dimasukkan ke perkiraan yang tepat di buku besar sesuai perkiraannya.
  5. Dibuat sebuah tanda atau referensi agar bisa mengetahui jumlah tersebut setelah dilakukan posting ke perkiraan yang tepat di buku besar, sesuai nomor perkiraannya.

Cara Membuat Jurnal Umum dalam Akuntansi

Nah untuk bisa membuat jurnal umum akuntansi dengan baik dan benar perlu beberapa langkah-langhak berikut ini untuk bisa diterapkan, diantaranya:

1. Pahami Terlebih Dahulu Persamaan Akuntansi

Sebelum membuat jurnal pastikan untuk memahami persamaan akuntansi. Pemahaman ini penting supaya tahu bagaimana cara mencatat transaksi dalam jurnal.

Akun mana yang perlu digunakan hingga berada di posisi debit dan kredit yang benar. Dengan demikian pemahaman ini maka nantinya dapat menjurnal dengan lebih cepat dan tepat.

2. Kumpulkan Serta Identifikasi Bukti Transaksi

Tahap yang kedua yaitu mengumpulkan bukti transaksi seperti nota, faktur, invoice, ataupun kwitansi.

Selanjutnya dengan identifikasi transaksi, kalian perlu mengingatnya, bahwa hanya transaksi yang mengakibatkan perubahan posisi keuangan saja yang boleh dicatat dalam jurnal. Dalam satu transaksi, minimal ada 2 akun yang pasti terpengaruh.

3. Pencatatan Jurnal Umum dalam Akuntansi

Sistem catatan ini akan menggunakan double-entry system yakni setiap transaksi yang dicatat akan mempunyai dampak pada 2 posisi keuangan kredit dan debit dalam jumlah yang sama.

Mungkin demikian penjelasan diatas tadi yang dapat saya sampaikan. Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Sekian sampai jumpa, terimakasih.

Bagikan ke teman Anda!

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. 19 Oktober 2020

    […] penyesuaian adalah proses penyesuaian tentang fakta atau catatan yang sebenarnya pada akhir periode akuntansi. Jurnal penyesuaian ini jadi, catatan perubahan saldo di dalam akun tersebut nantinya akan […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Butuh bantuan?
Halo 🖐
Ada yang bisa mimin bantu?