Cara Membuat Jurnal Internasional Beserta Struktur dan Urutannya

Cara Membuat Jurnal Internasional

blog.rifainstitute.com – Mendukung perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berbagai hasil penelitian disusun menjadi jurnal dan dipublikasikan, baik sebagai jurnal nasional maupun jurnal internasional.

Jurnal ilmiah menjadi salah satu bentuk laporan hasil penelitian yang dilakukan oleh kalangan akademisi maupun non-akademisi.

Tujuannya supaya penelitian beserta hasilnya dapat diakses lebih banyak orang supaya bisa dimanfaatkan. Entah itu untuk dijadikan referensi pada saat melakukan penelitian yang serupa ataupun untuk pengembangannya dan bisa juga untuk diterapkan, karena hasil penelitian juga berisi tentang informasi maupun solusi.

Jurnal internasional ini mempunyai penulisan yang baku. biasanya jurnal internasional ditulis secara urut mulai dari judul hingga referensi. Tetapi cara menulis manuscript jurnal internasional ini tidaklah harus berurutan.

Struktur Jurnal Internasional

Pada umumnya ada beberapa urutan yang harus kalian ketahui diantaranya:

  1. Title (Judul)
  2. Authors (Penulis)
  3. Affiliation (Afiliasi)
  4. Abstract (Abstrak)
  5. Introduction (Pengantar)
  6. Materials and Method (Bahan dan Metode)
  7. Result (Hasil)
  8. Discussion (Diskusi)
  9. Conclusion (Kesimpulan)
  10. Acknowledgements (Pengakuan)
  11. References (Referensi)

Kendalanya saat menulis manuscript jurnal internasional secara berurutan merupakan keterbatasan dalam konten jurnal tersebut.

Akibatnya penulis menjadi terikat dengan judul yang sudah dibuat terlebih dahulu. Maka, peluang mendapatkan sumber ide dalam penyelesaian masalah menjadi kecil.

Oleh karena itu, proses pembuatan jurnal internasional menjadi lebih lama, dikarenakan harus bolak-balik menyelaraskan antar komponen struktur jurnal tersebut.

Lalu, bagaimanakah urutan untuk menulis jurnal internasional yang efektif? Berikut ini merupakan penjelasannya.

Urutan Cara Membuat Jurnal Internasional dengan Mudah

Agar mudah dalam penyusunan jurnal internasional, berikut ini merupakan urutan penulisannya, diantaranya:

1. Materials and Method

Pada bagian ini berisi tentang penjelasan mengenai kesiapan kalian dalam melakukan penelitian. Selain menjelaskan tentang semua bahan serta alat penelitian, cara melakukan penelitian juga harus kalian jelaskan secara jelas.

Nah mengapa bagian ini menjadi bagian yang pertama kali harus kalian buat?

Karena jurnal internasional ini adalah sebuah artikel ilmiah yang dihasilkan dari penelitian. Maka, tentu saja ini adalah bagian yang termudah untuk dibuat.

2. Result

Seperti halnya pada penjelasan di atas tadi, result atau hasil penelitian ini tentu sudah kalian miliki ketika hendak membuat manuscript jurnal. Hanya saja kalian perlu mengambil sebagian saja dari hasil penelitian. Tidak harus semuanya, supaya pembahasan bisa lebih detail.

Pada bagian ini hanya berisi sebuah data-data hasil penelitian tanpa ada analisisnya. Untuk analisisnya bisa kalian tuliskan di bagian Discussion. Tetapi ada juga yang menggabungkan antara Result dan Discussion. Maka jika digabungkan, berarti ketika menampilkan hasil penelitian langsung diikuti dengan analisisnya.

3. Discussion

Discussion berisi tentang analisis dari hasil penelitian yang bisa memberikan bukti kebenaran hipotesis atau tujuan penelitian.

Jadi intinya, pada bagian ini berisi tentang argumen yang mendukung kebenaran hasil penelitian.

4. Conclusion

Selain menjawab hipotesis, conclusion ini berisi tentang jawaban dari tujuan penelitian kalian. Disini kalian bisa menyampaikan kelebihan serta kekurangan metode yang kalian pergunakan dalam menyelesaikan permasalahan.

5. Introduction

Setelah kalian selesai menulis isi jurnal, maka, kini saatnya untuk kalian membuat Introduction (pengantar).

Introduction ini berisi pengantar bagi si pembaca sebelum membaca seluruh isi jurnal.

Introduction memiliki struktur sebagai berikut, diantaranya:

  1. Arti penting penelitian yang kalian lakukan
  2. Hasil penelitian orang-orang terdahulu terkait dengan penelitian kalian
  3. Membahas permasalahan yang belum diteliti oleh orang lain
  4. Pengambilan metode yang tepat dalam menyelesaikan permasalahan tersebut

6. References

Beberapa hal yang harus kamu perhatikan dalam membuat referensi, sebagai berikut, diantaranya:

  1. Menuliskan semua referensi yang kamu pergunakan. Sumber referensi yang tidak kalian sitasi, maka alangkah baiknya tidak perlu kalian cantumkan. Gunakan software pembuat sitasi untuk mengeliminir kesalahan.
  2. Gunakan sumber referensi yang up to date. Paling kurang dari 10 tahun yang lalu.
  3. Gunakan gaya penulisan referensi menurut jurnal. Kebanyakan jurnal mempunyai gaya penulisan yang tidak sama.

7. Abstract

Abstract merupakan ringkasan dari isi sebuah jurnal yang lebih informatif dari pada judul.

Tujuannya untuk pembaca bisa memahami seluruh isi jurnal, abstract biasanya dibuat dengan struktur sebagai berikut, diantaranya:

  1. Pendahuluan yang berisi pengantar
  2. Tindakan apa saja yang kalian lakukan ketika melakukan penelitian
  3. Hasil penelitian
  4. Penutup

Karena berupa sebuah ringkasan, maka, abstrack biasanya dibuat hanya setengah halaman jurnal dengan beberapa kata kunci dibawahnya.

8. Title

Pada bagian ini merupakan ringkasan dari sebuah jurnal. Sangatlah tepat jika penulisan title ini kalian lakukan di akhir penulisan jurnal.

9. Tabel dan Gambar

Kejelasan tampilan tabel dan gambar sangat diutamakan. Biasanya tabel dan gambar dibuat dalam file tersendiri (biasanya terpisah dengan isi jurnal).

Nah mungkin segitu saja penjelasan yang dapat saya sampaikan mengenai cara membuat jurnal internasional. Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua.

Bagikan ke teman Anda!

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Butuh bantuan?
Halo 🖐
Ada yang bisa mimin bantu?