Ciri-Ciri Jurnal Predator

Setiap dosen dan peneliti mempunyai kebutuhan untuk memahami ciri-ciri jurnal predator agar bisa lebih mudah menghindarinya.

Jurnal predator adalah salah satu resiko dari proses publikasi hasil penelitian dan harus anda ketahui.

Kemunculan jurnal predator memang memanfaatkan kesempatan di tengah perlunya publikasi hasil penelitian.

Dosen dan peneliti tentu memahami betapa sulitnya proses publikasi tersebut. Kondisi ini kemudian pelaku manfaatkan seperti penerbit jurnal predator untuk mengambil keuntungan.

Modusnya yaitu memberi iming-iming jurnal yang pasti terbit. Padahal jurnal predator mempunyai dampak yang signifikan pada kualitas jurnal dan reputasi penulisnya.

Ciri-Ciri Jurnal Predator yang Harus Anda Ketahui

ciri-ciri jurnal predator

Berikut ini merupakan dampak dari jurnal predator yang harus anda waspadai. Solusinya yaitu dengan mengenal apa itu jurnal predator dan ciri-cirinya. Nah berikut ini merupakan ciri-cirinya :

1. Proses Penyuntingan Cepat

Ciri jurnal predator yang pertama ialah proses penyuntingan yang berlangsung terlalu cepat. Secara umum, bagian editor suatu penerbitan jurnal ilmiah memerlukan waktu editing sekitar 5 minggu.

Jika proses penyuntingan ini lebih cepat, maka bisa disimpulkan tidak dilakukan proses penyuntingan alias tanpa penyuntingan yang tentu membuat prosesnya berjalan terlalu cepat dan mencurigakan.

2. Biaya Publikasi yang Terbilang Cukup Mahal

Biaya untuk proses publikasi memang wajar jika mahal, khususnya jika ingin mempublikasikan jurnal OA.

Tetapi semahal apapun biaya publikasi biasanya penerbit lakukan setelah proses penyuntingan selesai.

Sehingga ketika anda menemukan situs jurnal yang memaksa melakukan pembayaran padahal baru melakukan submit. Maka besar kemungkinan situs tersebut adalah situs jurnal predator.

Sebab ciri-ciri jurnal predator salah satunya adalah membebankan biaya padahal baru submit. Selain itu akan muncul biaya-biaya lain yang sebenarnya tidak rasional, sebab pelaku akan mencoba memeras penulis.

Maka anda harus berhati-hati dan memastikan pembayaran baru action usai proses penyuntingan. Karena ketika selesai disunting maka naskah karya tulis ilmiah baru siap diterbitkan dan penulis baru akan dikenakan biaya untuk mengurus penerbitan atau publikasi tersebut.

3. Laman Jurnal Terlihat Buruk

Ciri-ciri jurnal predator yang selanjutnya yaitu halaman situs yang terlihat buruk dan jauh dari kesan profesional. Karena pengelolaan situs ala kadarnya, tanpa memperhatikan masalah tata bahasa, tata letak dan sebagainya.

Jika menemukan situs yang banyak melakukan typo, banyak iklan yang tampil di setiap halaman, dan lain sebagainya, maka patut untuk dicurigai. Karena situs untuk proses publikasi jurnal ilmiah tampil bagus dan profesional.

Maka dari itu, jangan mudah tergiur dengan iming-iming kemudahan dan kecepatan publikasi jurnal. Melainkan fokus pada prosedur yang sudah berlaku dan umum, sehingga aman meskipun prosesnya lebih lama dan tahapannya panjang.

4. Waktu Penerbitan Tidak Jelas

Saat hendak menyusun jurnal ilmiah dijamin ingin segera dipublikasikan untuk berbagai keperluan. Hanya saja ketika tersangkut di dalam situs jurnal predator, waktu penerbitan atau publikasi menjadi tidak jelas.

Pihak pengelola penerbitan dijamin akan selalu menjanjikan proses publikasi cepat. Bahkan janji akan terbit pada edisi sekian sampai sekian dan seterusnya. Namun pada kenyataannya, apa yang mereka katakan tidak pernah terlaksana.

Jurnal ilmiah yang anda susun dengan susah payah tidak pernah terbit oleh pelaku jurnal predator tersebut. Oleh karena itu, pastikan untuk mengetahui ciri-ciri jurnal predator satu ini dan ciri lainnya.

Karena semakin dini mengetahui suatu situs adalah pelaku jurnal predator maka semakin mudah untuk menghindarinya.

Sehingga bisa memastikan jurnal yang disusun terpublikasi dengan prosedur yang jelas dan waktu publikasi yang jelas pula.

5. Isi Jurnal Masih Berantakan

Tanpa melewati proses penyuntingan atau editing, sekaligus tanpa proses review dari para ahli di suatu bidang. Maka tidak hanya kualitas jurnal yang rendah, melainkan juga struktur isinya berantakan.

Jadi salah satu ciri-ciri jurnal predator ialah isi yang tidak terstruktur dengan baik, alias tidak rapi. ada banyak pembahasan yang loncat dan tidak saling berhubungan bahkan dari depan sampai akhir maupun dari tengah ke halaman tengah yang lainnya.

Selain itu akan sering ada kelasahan ketik, kesalahan dalam menggunakan kosakata, penulisan yang tidak sesuai dengan EYD dan masih banyak lagi kesalahan teknis lainnya.

Jika jurnal seperti ini terbit, maka akan panen komplain, sehingga reputasi penulis dan penerbit jurnal ilmiah akan menjadi tanda tanya.

Oleh karena itu, untuk mengetahui jurnal predator atau tidak bisa anda lihat juga dari isi jurnal yang sudah mereka kerjakan.

Bisa jadi isinya memang kurang begitu bagus dan susah untuk dipahami. Anda pun wajib menghindari jurnal semacam ini, karena bisa menurunkan kredibilitas diri sebagai penulis karya ilmiah.

6. Membahas Banyak Bidang Ilmu

Pernahkah anda menjumpai jurnal ilmiah yang didalamnya membahas lebih dari satu bidang keilmuan?

Karena secara umum dan idealnya, satu jurnal akan fokus di satu bidang keilmuan. Karena memang penulis susun dan peneliti tidak fokus pada satu bidang yang menjadi topik penelitian.

Jurnal predator akan tampak sebaliknya, yaitu mempunyai isi yang membahas lebih dari satu atau bahkan banyak bidang keilmuan.

Contohnya saja dari halaman judul akan membahas bidang ekonomi, maka di bagian lain akan masuk bidang fisika, matematika dan lain sebagainya.

Hal ini membuat isi jurnal tidak fokus dan tidak layak sebagai jurnal ilmiah. Selain itu juga menjadi ciri-ciri jurnal predator yang harus anda waspadai.

Kasus jurnal predator seringkali datang dalam bentuk email marketing, yaitu berisi tentang penawaran untuk mempublikasikan jurnal ilmiah.

Ada banyak promo dan kemudahan yang mereka tawarkan yang tentu membuat seorang dosen dan peneliti sulit untuk menolaknya.

Tidak semua email marketing berujung pada jurnal predator, tetapi juga mempunyai beberapa atau bahkan semua dari ciri-ciri jurnal predator yang admin jelaskan. Maka anda harus curigai dan waspadai.

Dampak yang Ditimbulkan dari Jurnal Predator

Umumnya, minimnya pemahaman mengenai ciri-ciri jurnal predator meningkatkan resiko terkena tindakan jurnal predator. Dampak yang ditimbulkan pun tidak bisa disepelekan, diantaranya :

1. Mengancam Kualitas

Jurnal predator tidak melewati proses peer review dan juga tidak ada proses penyuntingan. Sehingga hasil tulisan penulis akan publish apa adanya, yang tentu ada kemungkinan terjadi kesalahan.

Kondisi ini tentu membuat kualitas dari jurnal predator diragukan dan juga tidak diakui. Para penulis pun wajib menghindarinya untuk menjaga kualitas dari karya tulis ilmiah.

2. Rawan Plagiarisme

Tanpa penyuntingan dan pengecekan ulang, tentunya jurnal predator rawan terhadap tindakan plagiarisme.

Hal ini bisa menurunkan kualitas tulisan sekaligus kredibilitas dari penulis dan yang parahnya lagi, bisa memaksa penulis berurusan dengan kasus hukum jika ada pihak yang menuntut.

3. Terdapat Aksi Memeras Penulis

Jurnal predator dengan segala ciri-ciri jurnal predator juga membuka kesempatan bagi pelakunya untuk memeras penulis.

Kebanyakan dari jurnal predator sudah membebankan biaya kepada penulis saat akan submit karya tulis ilmiah.

Belum lagi dengan biaya-biaya lainnya, sehingga penulis bisa menjadi korban pemerasan. Padahal karya tulis yang disusun bisa jadi kualitasnya tidak maksimal dan publikasinya pun tidak diakui pihak manapun.

4. Memberi Reputasi Buruk Bagi Penulis

Penulis tentu tidak sengaja menerbitkan jurnal predator, bisa karena tidak tahu apa itu jurnal predator ataupun ciri-ciri jurnal predator tersebut, sehingga terjebak dalam jurnal predator yang berdampak pada reputasinya.

Pasalnya jurnal predator mempunyai kualitas yang buruk sekaligus rawan plagiarisme. Sehingga ketika dipublikasikan maka reputasi penulis akan ikut menjadi buruk.  Karena dianggap menerbitkan karya tulis ilmiah dengan kualitas rendah.

Akhir Kata

Nah mungkin segitu saja penjelasan mengenai ciri-ciri jurnal predator, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua.

Aplikasi Review Jurnal

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai aplikasi review jurnal. Untuk itu simak pembahasannya disini. Daftar IsiPengertian Review JurnalCara Review Jurnal Otomatis dan OnlineAplikasi...
rifaiweb1
1 min read

Contoh Parafrase Jurnal

rifaiweb1
4 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Butuh bantuan?
Halo 🖐
Ada yang bisa mimin bantu?