Macam-Macam Jurnal Ilmiah

Jurnal Ilmiah

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai macam-macam jurnal ilmiah yang perlu anda ketahui. Untuk itu simak pembahasannya dibawah ini.

Umumya yang mengetahui macam-macam jurnal ilmiah hanya seorang dosen dan para peneliti karena merekalah yang menggeluti dunai penelitian, sedangkan para masyarakat umum hanya sebagai penikmat saja.

Macam-Macam Jurnal Ilmiah

Berikut ini merupakan 6 macam jurnal ilmiah yang bisa anda ketahui, diantaranya:

1. Jurnal Penelitian

Jurnal penelitian yaitu laporan penelitian. Jadi hasil penelitian yang didapatkan dipaparkan serta ditulis pada sebuah laporan.

Jurnal penelitian ini mengalami perkembangan yang positif setiap tahunnya. Jumlah publikiasi ilmiah termasuk jurnal ilmiah per tahun ada 6 juta buah, dengan jumlah jurnal sekitar 17.000 jurnal ilmiah setiap harinya.

Angka ini memang sangat besar. Walaupun begitu, jika dibandingkan dengan negara-negara lain, Indonesia masih di zona tidak aman serta masih perlu ditingkatkan jumlahnya.

2. Jurnal Online

Jurnal Online bisa diartikan menjadi dua sudut pandang, yang pertama yaitu jurnal cetak yang dionlinekan.

Jadi jurnal biasa yang diunggah dalam bentuk online. Bisa jurnal yang di upload melalui website jurnal ataupun melalui website institusi.

Kedua, yaitu jurnal online dalam arti yang sebenarnya, maksudnya yaitu jurnal online yang dimasukan melalui urutan proses.

Jadi ada proses dari penulis jurnal, lalu di proses ke tim editor sebelum masuk ke email atau di masukan ke tim redaksi penerima jurnal online. Jika jurnal tidak lolos, maka jurnal tersebut akan ditolak atau diminati perbaikan.

3. Jurnal Cetak

Jurnal cetak ini pada umumnya dibuka untuk para dosen, peneliti dan mahasiswa yang tertarik melakukan penelitian.

Pengumuman di umumkan secara terbuka lewat internet ataupun lewat pesan singkat Whatsapp atau semacamnya.

Pengumuman tersebut memberitahukan teknis penulisan jurnal dan waktu presentasi jurnal. Jadi jurnal yang masuk akan diseleksi oleh tim penyelenggara.

Jurnal yang lolos akan dikonfirmasi oleh tim ke penulis, untuk mengkonfirmasi. Jurnal yang loos seleksi, nantinya akan dipresentasikan di depan peserta lain.

Presentasi jurnal inilah yang sekaligus sebagai penguji atas keandalan hasil penelitian. Setelah itu, jurnal yang masuk dan sudah dipresentasikan, akan dibukukan dalam bentuk satu buku.

Buku tersebut yang kemudian disebut dengan istilah prosiding. Kini jurnal cetak mengalami perubahan, mengikuti perkembangan jaman.

Dulu akreditasi jurnal cetak bisa mendapatkan akreditasi, kini tidak lagi. Semenjak tahun 2016 lalu, akreditasi jurnal cetak diganti menjadi jurnal online atau menjadi e-journal.

E-journal inilah yang kini mendapatkan perhatian lebih ketat dan langsung diurus oleh pemerintah.

4. Jurnal Lokal

Dikatakan sebagai jurnal lokal karena jurnal tersebut dibuat oleh banyak penulis, dari instansi yang sama.

Sebagai contoh dari universitas X membuat makalah penelitian yang dibuat dalam satu buku atau jurnal ilmiah, yang dimana dalam jurnal ilmiah tersebut ditulis oleh 10 penulis dari universitas X.

Walaupun jurnal dibuat oleh satu universitas, jurnal tersebut tetap melalui proses bebestari atau peer-review.

Bebestari yaitu jurnal yang hanya dibaca oleh institusi tertentu saja. Maka dari itu, pastikan juga untuk membuat tema jurnal yang sesuai.

5. Jurnal Nasional

Dikatakan sebagai jurnal nasional karena jurnal ini ditulis dalam lingkup nasional. Jadi jurnal nasional tidak hanya ditulis oleh penulis dari dalam negeri.

Namun penulis dari luar negeri juga bisa menulis jurnal penelitian. Hanya saja, jurnal mereka perlu dilakukan pemeriksaan dari negara asal (jika yang berasal dari luar negeri).

6. Jurnal Internasional

Jurnal internasional ditulis dengan menggunakan internasional, yakni bahasa Inggris, dikatakan sebagai jurnal internasional karena jurnal tersebut menggunakan bahasa Inggris.

Yaitu jurnal yang diikuti oleh penulis dari luar negeri dari universitas seluruh dunia. Jurnal internasional pun juga wajib mempunyai mitra bebestari sesuai dengan bidangnya dan terbukti handal.

Adapun ciri jurnal internasional yang terstandar, yakni jurnal yang ditulis dengan menggunakan system OJS (Open Journal System).

Dengan catatan, dikatakan jurnal internasional juga berlaku untuk jurnal lokal, tetapi ditulis oleh penulis dari institusi di luar daerah.

Adapun istilah lainnya, yaitu jurnal internasional bereputasi. Dikatakan jurnal internasional bereputasi jika jurnal yang diajukan sudah lolos verifikasi dan indeks.

Jurnal minimal lols verifikasi di Thompson reuters, DOAJ, Scopus, Copernicus, Crossreff. Dari beberapa verifikasi tersebut, verifikasi yang paling tinggi adalah Scopus dan sebagian yang lolos verifikasi Scopus ditulis menggunakan bahasa Inggris.

Akhir Kata

Nah mungkin segitu saja pembahasan mengenai macam-macam jurnal ilmiah. Semoga bisa bermanfaat. Jika ada yang ingin ditanyakan seputar jurnal bisa klik disini.

Aplikasi Review Jurnal

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai aplikasi review jurnal. Untuk itu simak pembahasannya disini. Daftar IsiPengertian Review JurnalCara Review Jurnal Otomatis dan OnlineAplikasi...
rifaiweb1
1 min read

Contoh Parafrase Jurnal

rifaiweb1
4 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Butuh bantuan?
Halo 🖐
Ada yang bisa mimin bantu?