Teori Pertumbuhan Ekonomi

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai teori pertumbuhan ekonomi. Untuk itu simak pembahasannya dibawah ini.

Teori Pertumbuhan Ekonomi Klasik

1. David Ricardo

Pertumbuhan penduduk yang terlalu tinggi bisa memicu membludagnya tenaga kerja. Tenaga kerja yang membludag tersebut akan memicu pendapatan upah yang menurun.

Dimana upah itu hanya bisa dipakai untuk membiayai tingkat hidup minimum (subsistence level). Pada langkah ini, perekonomian akan mengalami stagnasi (kemandegan) yang disebut dengan stationary state.

2. Adam Smith

Melihat jika sebuah perekonomian akan tumbuh berkembang jika adanya peningkatan penduduk yang akan memperluas pasar dan mendorong spesialisasi.

Munculnya spesialisasi tersebut akan menambah tingkat produktivitas pekerja dan mendorong kemajuan dalam hal teknologi sampai pertumbuhan ekonomi.

Teori Pertumbuhan Ekonomi Neoklasik

1. Robert Solow

Menurut gagasan Robert Solow, dalam jangka waktu yang panjang, tingkat tabungan akan mampu menentukan modal dalam proses suatu produksi.

Berarti semakin tinggi dari tingkat tabungan, maka semakin tinggi juga modal dan output yang dihasilkan.

2. Harrod-Domar

Kebutuhan pembentukan modal atau investasi sebagai suatu syarat dalam meraih pertumbuhan ekonomi yang mantap (steady growth).

Jika pembentukan modal sudah dijalankan, maka perekonomian akan sanggup untuk memproduksi berbagai barang dalam jumlah yang besar.

3. Schumpeter

Saat yang lain menilai penduduk sebagai aspek pokok dalam proses pembangunan serta pertumbuhan ekonomi.

Schumpeter beranggapan bahwa pertumbuhan ekonomi akan ditentukan dengan kemampuan kewirausahaan (entrepreneurship), karena mereka berani untuk berinovasi dalam kegiatan produksi.

Teori Pertumbuhan Ekonomi Historis

1. Frederich List

List mengelompokan tahapan pertumbuhan ekonomi menurut dari kebiasaan masyarakat dalam hal menjaga kelangsungan hidupnya lewat tatacara berproduksi.

Diawali dengan berburu dan mengembara (bergantung pada alam), beternak dan bertani, pertanian dan kerajinan, sampai industri, kerajinan, dan perniagaan.

2. Karl Bucher

Karl Bucher menjelaskan mengenai pertumbuhan ekonomi sebuah negara yang dilatarbelakangi dengan hubungan antara produsen dengan konsumen. Tahapannya yaitu :

  1. Masa rumah tangga tertutup, penduduk hanya memenuhi kebutuhan untuk kelompoknya sendiri
  2. Masa rumah tangga kota, adanya hubungan dagang antar desa dan desa dengan kota
  3. Masa rumah tangga bangsa atau kemasyarakatan, perdagangan yang terjadi antar kota akan menciptakan suatu kesatuan penduduk yang melaksanakan pertukaran dagang dalam negara
  4. Masa rumah tangga dunia, masa dimana perdagangan sudah melalui beberapa masa negara, seperti sekarang ini.

3. Werner Sombart

Tahapan dalam pertumbuhan ekonomi berlangsung karena penduduk mempunyai rangkaian organisasi dan ideologi masyarakat. Tahapannya yaitu :

  1. Zaman perekonomian tertutup, yang dimana penduduknya masih terbatas dalam menghasilkan barang dan melakukannya dengan cara kekeluargaan.
  2. Zaman kerajinan serta pertumbuhan, penduduk mulai mengenal pembagian kerja
  3. Zaman kapitalis, zaman yang dimana pemilik modal mulai muncul.

4. Walt Whitman Rostow

Menurut gagasan dari Rostow, pada pertumbuhan ekonomi, sebuah negara akan melewati beberapa tahapan, diantaranya :

  1. Tradisional, ekonomi yang kebanyakan berupa sektor pertanian.
  2. Transisi (pratake-off), berlangsungnya peralihan struktur dari tenaga kerja pertanian menuju industri.
  3. Tinggal landas (take-off), hambatan yang ada di dalam struktur sosial dan politik yang bisa diatasi.
  4. Menuju kematangan (the drive to maturity), serikat dagang dan buruh yang semakin maju.
  5. Tahap konsumsi periode tinggi (high mass consumption), tenaga kerja kebanyakan berupa tenaga kerja terdidik serta masyarakat perkotaan yang mendominasi.

Teori Pertumbuhan Ekonomi Kuznets

Beliau menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi adalah suatu peningkatan dari kemampuan jangka panjang dalam sebuah negara untuk menyediakan berbagai jenis barang ekonomi dengan jumlah yang banyak terhadap penduduknya.

Adapun 3 faktor mengenai teori kuznets ini, diantaranya:

  1. Perkembangan teknologi.
  2. Penggunaan teknologi secara efektif dan efisien.
  3. Peningkatan persediaan barang yang terus-menerus.

Akhir Kata

Mungkin cukup sekian pembahasan mengenai teori pertumbuhan ekonomi, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Butuh bantuan?
Halo 🖐
Ada yang bisa mimin bantu?